
Nasi Lemeng adalah salah satu kuliner di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, yang hampir punah. Nasi yang dibakar dalam bambu tersebut biasanya ditemukan di saat upacara adat dan kegiatan tradisi masyarakat Desa Banjarsari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi.
Nasi Lemeng tidak lepas dari sejarah terbentuknya Kabupaten Banyuwangi. Nasi lemeng adalah bekal pada pejuang Kerajaan Blambangan saat melawan penjajah. Biasanya dibuat oleh perempuan desa dan dimasukkan ke dalam bambu.
Saat akan dimakan dibakar dulu di atas perapian. Untuk memasak nasi lemeng, beras dimasak bersama santan dan dibumbui rempah seperti garam serta daun salam. Setelah itu digulung di dalam daun pisang dan diisi dengan cacahan daging ayam, ikan segar atau ikan asin. Kemudian dimasukkan ke dalam bambu dan dibakar saat akan dimakan. Bentuknya seperti lontong atau lemper tapi karena ditanak dalam waktu lama, nasi lemeng lebih tahan lama dan tidak mudah basi.

Sumber : https://travel.kompas.com/
